Anger Management #1

Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu.- Efesus 4:26
Setiap orang pernah marah, tak terkecuali di dunia kerja. Dengan mengekspresikan kemarahannya, maka akan diperoleh kelegaan atau terlepas dari sesuatu yang mungkin menghimpitnya. Namun perlu disadari juga, jika kemarahan yang kita ungkapkan tidak dengan cara-cara yang tepat, maka kemarahan itu bisa merusak dan mencelakakan diri kita sendiri. Bagaimana solusi tepat mengatasi kemarahan?
1. Marahlah untuk alasan yang benar-benar tepat.
Jangan sampai kita marah untuk alasan yang tidak masuk akal. Misalnya kita memberikan
target yang tidak realistis lalu giliran target tersebut tidak tercapai kita
marah besar. Atau kita sedang mengalami masalah di rumah, tapi kita melampiaskan
emosi kita di tempat kerja. Tentu ini tidak fair. Marahlah dengan alasan dan
porsi yang tepat.
2. Tahanlah kemarahan.
Sisi positif dari menahan kemarahan adalah bisa mencegah retaknya hubungan antara
satu dengan yang lain, selain itu luka akibat konflik bisa dihindarkan. Namun
sisi kelemahannya adalah kita bisa depresi atau stress jika memendam kemarahan
itu amat sangat. Sebisa mungkin tahan emosi kita, namun jika harus disalurkan
jangan sampai kemarahan kita berbuahkan dosa atau berlarut-larut, sebagaimana
kata Alkitab, “Janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu.”
3. Tenangkan diri dan sedikit lebih rileks.
Menenangkan diri bisa dengan cara menarik nafas dalam-dalam dan menahan diri
untuk berbicara sampai kemarahan yang ada di dalam diri kita berangsur-angsur
mereda. Di saat seperti itu, tetaplah berpikir positif. Lebih baik lagi jika
Anda bisa menguasai diri sambil berkata kepada diri sendiri, "Relaks; tenang
aja; take it easy; tidak apa-apa kok." Dengan melatih diri untuk lebih
rileks, tak perlu terjadi kemarahan yang tak terkendali dan berakibat destruktif
(merusak), sehingga tidak ada pihak yang terluka.
Membiarkan amarah berlarut-larut sama dengan membiarkan dosa mendekat
(Kwik)
» Tips ini diambil dari Renungan Harian Spirit Motivator
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.
Baca Juga Aneka Tips di bawah ini:

GUIDE 2
3. Investigate your options. (Telitilah pilihan anda). - Amsal 1:5
Selain pertimbangan-pertimbangan rohani, kita juga perlu hikmat untuk mengambil
keputusan yang tepat. Apa pilihan karir kita? Apa baik buruknya? Apa konsekuensi
dari pilihan-pilihan itu? Apa minat, talenta dan kelemahan anda selaras atau
sejalan dengan pilihan ...

Entrepreneur Sejati 2
Fokus, melakukan satu pekerjaan seolah-olah tidak ada pekerjaan yang lain.
Saya tertarik dengan sebuah pernyataan yang berbunyi seperti ini, “Seandainya
kita mengejar dua ekor kelinci sekaligus, keduanya pasti lolos.” Mengapa?
Karena kita kehilangan fokus! Barangkali kita bisa belajar dari prinsip tersebut
soal ...

















