Renungan Kristen Spirit


Artikel Rohani

Komitmen Pada Keluarga

Bacaan: I Timotius 3:4-5, 5:8

Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad...- I Timotius 5:8


Mereka yang mengalami masalah dalam pernikahan ternyata sangat rentan untuk terjebak dengan hal-hal yang negatif. USA Today meneliti tentang hal ini dan menemukan bahwa dari semua orang yang mengalami masalah dalam pernikahan ternyata 27 % lari kepada minuman beralkohol dan 22% terlibat dengan penyalahgunaan narkotika dan obat bius. Jika seseorang sudah mengalami ketergantungan akan alkohol maupun obat bius, maka itu akan sangat berpengaruh pada perkembangan karir dan pekerjaannya. Boleh disimpulkan bahwa pernikahan yang harmonis dan lingkungan keluarga yang sehat adalah tempat yang sangat penting untuk mengawali kesuksesan karir.

Keluarga dan karir adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Kalau kehidupan pernikahan dan keluarga kita sedang bermasalah, bisa dipastikan karir kita juga akan bermasalah. Demikian juga sebaliknya, kalau kehidupan keluarga kita sehat, maka itu akan meningkatkan kualitas pekerjaan kita. Itu sebabnya kita harus memiliki komitmen dengan keluarga.

Memiliki komitmen dengan keluarga berarti kita menyediakan waktu dan perhatian untuk keluarga. Sesibuk apapun aktivitas kita dalam pekerjaan, bukan berarti keluarga harus menjadi korban. Di sinilah kita dituntut untuk pintar-pintar mengatur waktu. Jika kita bisa menyeimbangkan pekerjaan dan keluarga secara bersama-sama, hasilnya pasti sangatlah efektif.

Memiliki komitmen dengan keluarga berarti kita memiliki kesetiaan dengan pasangan kita. Di tengah fenomena perselingkuhan di tempat kerja yang makin marak, kita harus menampilkan gaya hidup yang berbeda yaitu memiliki loyalitas penuh terhadap pasangan. Sesungguhnya kehidupan pernikahan yang bahagia dan kehidupan keluarga yang sehat adalah lebih berharga dari karir maupun pekerjaan kita. Apa gunanya kita bisa sukses di tempat kerja kalau keluarga kita akhirnya hancur berantakan?

Keluarga yang bahagia sangat penting untuk mengawali sukses berkarir.



(Kwik)

» Artikel Rohani ini diambil dari Renungan Harian Spirit
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.

Baca Juga Artikel Rohani di bawah ini:

Citra Diri Positif

Seorang dokter berbicara kepada seorang ibu muda, “Saya sangat menyesal, Nyonya Keller, tapi Anda harus berani menghadapi ini.” Dengan berlinang air mata, ibu itu berkata, “Jadi, bayi saya tidak dapat sembuh? Dia akan…” “Tidak, dia tidak akan mati, tapi dia akan buta dan tuli.” Sang dokter meninggalkan ruangan sambil bergumam, ...


Kisah Carlos

Kisah sukses Carlos Arboleya akan sangat menginspirasi kita. Tahun 1960 Carlos menjabat posisi yang cukup tinggi di salah satu bank terbesar di Kuba. Perubahan besar terjadi ketika rezim komunis Fidel Castro menasionalisasi semua bank swasta. Carlos bersama isteri dan ketiga orang anaknya yang masih ...

Arsip Artikel Rohani