Levi?s

Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa;- II Korintus 4:8
Levi Strauss berniat menawarkan kainnya untuk dijadikan tenda di area pertambangan. Sayang, produk buatan Levi Strauss ditolak karena kain tersebut dianggap terlalu tipis untuk sebuah tenda. Meski produknya ditolak dan dianggap sebagai produk gagal, Levi Strauss justru memiliki ide untuk membuat sebuah celana dari bahan kain tenda tersebut. Dari situlah muncul fenomena baru dalam dunia fashion, celana dari kain tenda yang kita kenal dengan nama jeans. Tentu saja yang menuai untung banyak adalah Levi Strauss sebagai pelopor celana jeans yang bermerk Levi’s.
Itu adalah sebuah contoh bagaimana kita bisa mengelola kegagalan dengan baik. Bisa disimpulkan bahwa kegagalan tak selalu berakhir dengan bencana, selama kita bisa mengelola kegagalan tersebut dengan baik. Namun di atas itu semua, tentu saja yang paling penting adalah memiliki pola pikir positif saat mengalami kegagalan. Tidak peduli sedalam apapun kita jatuh terpuruk di dalam kegagalan, selama kita bisa mengembangkan sikap yang positif maka selalu ada kesempatan untuk mengolah kegagalan tersebut dan menjadikannya sebagai keberhasilan.
Jangan putus asa ketika mengalami kegagalan, apalagi buru-buru menyerah kalah dengan kegagalan tersebut. Kegagalan bukan alasan untuk berhenti mencoba, tapi bagaimana kita melihatnya sebagai sebuah proses pembelajaran yang harus kita lewati. Orang-orang yang saat ini berada di puncak sukses juga pernah gagal. Perusahaan papan atas juga pernah terpuruk di dalam kegagalan. Setiap orang pernah gagal, hanya yang membuat perbedaan adalah ada yang dengan bijak mengolah kegagalan tersebut dan menjadikannya sebuah keberhasilan, sementara yang lain memiliki sikap menyerah begitu saja. Apakah hari ini Anda sedang terpuruk di dalam kegagalan? Sebuah lagu rohani memiliki syair yang sangat indah berkenaan dengan hal ini, “Ku tak akan menyerah pada apapun juga sebelum kucoba semua yang kubisa...” Jangan pernah menyerah! Jangan pernah kalah dengan sebuah kegagalan!
Kegagalan adalah jembatan menuju kesuksesan, jangan pernah takut saat melewatinya.
(Dioni)
» Artikel Rohani ini diambil dari Renungan Harian Spirit
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.
Baca Juga Artikel Rohani di bawah ini:

Jangan Menyerah
Pengusaha John McCormack mengisahkan tentang temannya, Nick, bagaimana ia mendapatkan
pekerjaannya yang pertama di Amerika. Nick adalah seorang imigran, tidak punya
uang, tidak bisa berbahasa Inggris dan tidak punya kenalan yang merekomendasikannya
untuk bekerja di suatu tempat. Ketika hendak bekerja sebagai pencuci piring,
...

Perangi Kemalasan
Kita tak bisa menyangkal bahwa perekonomian negara kita sedang sakit. Stagflasi
menjadi ancaman tersendiri. Di tengah inflasi yang naik pesat pertumbuhan ekonomi
justru menurun, lowongan pekerjaan makin sempit, sementara jumlah orang yang
di PHK atau yang sekarang menganggur lebih banyak. Keadaan yang sungguh memprihatinkan. ...



















