Masa Persiapan

Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun...- Lukas 3:23
Masa persiapan adalah masa penting yang akan menentukan kesuksesan. Itu sebabnya segala sesuatu butuh masa persiapan. Pemerintah Amerika tak akan asal saja mengutus prajuritnya untuk pergi ke medan perang, sebelum mempersiapkan mereka lebih dulu di sebuah latihan kemiliteran, seperti West Point Academy misalnya. Tanpa persiapan yang matang, bisa dipastikan bahwa mereka hanya akan kalah dan dipermalukan di medan peperangan. Seorang petinju profesional memerlukan persiapan berbulan-bulan lamanya untuk sebuah pertandingan. Ia setiap hari harus baku hantam dengan sparing partner agar kelak bisa menghadapi musuh yang sebenarnya.
Berbicara soal persiapan, Yesus lebih fenomenal lagi. Tidak ada yang tahu pasti dengan The lost years of Jesus dan apa yang dilakukan di masa remajaNya. Namun yang pasti, masa-masa itu adalah masa persiapan bagi Yesus untuk sebuah rencana besar bagi keselamatan dunia. Bayangkan saja, untuk masa pelayanan yang hanya 3 tahun, Yesus mempersiapkan diriNya selama 30 tahun! Dalam tradisi Yahudi, usia 30 adalah usia yang sempurna dimana seseorang mencapai kematangannya. Yesus tidak terburu-buru dan tidak tergesa-gesa. Ia begitu sabar menyelesaikan masa persiapanNya. Musa dipersiapkan untuk menjadi pemimpin Israel selama 40 tahun di Desert Academy, nama keren untuk Sekolah Padang Gurun. Yusuf juga dipersiapkan selama 13 tahun. Menjadi budak adalah bagian dari masa persiapannya dan penjara menjadi kampusnya.
Saya bersyukur karena Tuhan juga mempersiapkan saya sedemikian rupa di sekolah kehidupan yang sangat membentuk karakter dan kepribadian saya. Masa persiapan yang saya alami memang tidak selalu menyenangkan. Daging rasanya ingin berontak. Sakit, perih dan inginnya segera unjuk diri tanpa harus melewati semua persiapan itu. Hanya saja Tuhan begitu bijak, tanpa melewati masa persiapan yang telah Ia tetapkan, mungkin hari ini saya tidak bisa menjumpai Anda dengan tulisan ini.
Setiap orang yang besar ditangan Tuhan akan selalu melewati masa persiapan. Jadi, jika hari ini Anda sedang mengalami penderitaan dan tempaan hidup yang berat, ada kabar baik buat Anda. Anda sedang dipersiapkan untuk menjadi besar di tangan Tuhan! Pastikan Anda lulus dan menyelesaikan masa persiapan ini.
Penderitaan yang kita alami bisa jadi merupakan masa persiapan yang harus kita
jalani.
(Kwik)
» Artikel Rohani ini diambil dari Renungan Harian Spirit
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.
Baca Juga Artikel Rohani di bawah ini:

Citra Diri Positif
Seorang dokter berbicara kepada seorang ibu muda, “Saya sangat menyesal, Nyonya Keller, tapi Anda harus berani menghadapi ini.” Dengan berlinang air mata, ibu itu berkata, “Jadi, bayi saya tidak dapat sembuh? Dia akan…” “Tidak, dia tidak akan mati, tapi dia akan buta dan tuli.” Sang dokter meninggalkan ruangan sambil bergumam, ...

Cara Melihat Tuhan
Hubungan kita dengan Tuhan akan sangat ditentukan cara pandang kita kepadaNya.
Ini kebenaran yang tak bisa disangkal lagi. Ada banyak bukti yang bisa mendukung
pernyataan ini. Lihatlah Tuhan sebagai Diktator, maka hubungan kita dengan Tuhan
seperti bos dengan karyawan. Kita sangat takut berbuat kesalahan. ...



















