Renungan Kristen Spirit


Artikel Rohani

Memendam Potensi

Bacaan: Matius 25:14-30

Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.- Matius 25:18


Oliver Wendell Holmes pernah berkata, “Tragedi terbesar di dunia ini bukanlah pembuangan besar-besaran sumber daya alam, walaupun ini memang tragis. Tragedi terbesar adalah pembuangan sia-sia sumber daya manusia.” Holmes masih melanjutkan bahwa orang rata-rata masuk liang kubur dengan musik masih ada di dalam dirinya. Jadi, sayang sekali, lagu yang paling indah di antara semuanya adalah lagu yang tidak pernah dimainkan.

Para ahli psikologi meneliti dan menyimpulkan bahwa sebenarnya manusia hanya menggunakan 2-5% dari seluruh kemampuan yang ada di dalam dirinya. Bukankah ini hal yang sangat tragis? Ada potensi besar di dalam diri kita, namun itu tidak pernah tergali dan terpendam begitu saja. Percuma Tuhan mempercayakan kepada kita potensi yang besar kalau itu tidak pernah digunakan. Seperti halnya Reuben Siverling berkata, “Uang 5 sen dan uang emas $ 20 sama nilainya kalau keduanya berkarat di dasar laut.” Perbedaan dalam nilai hanya akan dinyatakan jika kita mengangkat kedua keping logam tersebut dan menggunakannya. Demikian juga nilai kita akan menjadi nyata kalau kita berhasil menggali, memaksimalkan dan menggunakan potensi kita tersebut dengan sebaik-baiknya.

Membiarkan potensi terpendam begitu saja adalah dosa besar di hadapan Tuhan. Lihatlah tentang perumpamaan talenta. Hamba yang dipercayakan satu talenta tidak mau berbuat apa-apa dan ia justru memendam talenta tersebut. Meski talenta tersebut dikembalikan kepada tuannya masih dalam keadaan utuh dan tidak berkurang sedikitpun juga, tuan tersebut murka besar. Sehingga hamba tersebut tidak hanya dikatakan malas, tapi juga jahat!

Tidak menggunakan potensi yang ada di dalam diri kita adalah kejahatan di hadapan Tuhan! Itu sebabnya mari kita gali potensi kita, kembangkan talenta kita, asah skill kita dan maksimalkan hidup kita untuk kemuliaan-Nya.

Tragedi terbesar bukanlah pembuangan sumber daya alam, tapi pembuangan sumber daya manusia.



(Kwik)

» Artikel Rohani ini diambil dari Renungan Harian Spirit
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.

Baca Juga Artikel Rohani di bawah ini:

Affluenza

Affluenza adalah istilah yang menggambarkan konsumerisme seperti penyakit influenza; mewabah, cepat menyebar, dan merugikan penderitanya. Kita mungkin sering mendengar kecenderungan orang-orang yang menganggap ukuran kemajuan sebuah kota identik dengan banyaknya mal yang dibangun. Bahkan, kadang ada yang malu jika kota kelahirannya belum punya mal karena itu berarti masih belum maju. ...


Pengakuan & Pengampunan

Sebagai seorang sastrawan, Gunter Grass dikenal dunia bukan hanya penulis karya-karya berkualitas, tapi juga sebagai tokoh yang selalu menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan dan keberpihakan pada yang lemah. Tak heran jika ia kemudian mendapat penghargaan Nobel Sastra. Tapi, publik terkejut saat Grass membuat sebuah pengakuan bahwa sewaktu remaja, ia pernah menjadi anggota ...

SPIRIT JUNIOR AGUSTUS 2014
"Saling Mendukung"
Bonus :
Buku Sehat


SPIRIT AKTIVITAS AGUSTUS 2014
"Bangga Jadi Anak Indonesia"
Bonus :
Kwartet Seri 2


RENUNGAN SPIRIT AGUSTUS 2014
"Hope for The Land"
Bonus HandBook:
Optimis untuk Bangsa


SPIRIT MOTIVATOR AGUSTUS 2014
"Work + Pray = It Works!"
Bonus SmartBook:
Prayer Matters

SPIRIT GIRLS AGUSTUS 2014
"Ups and Downs"
Bonus:
Cutie Diary


SPIRIT WOMAN AGUSTUS 2014
"Simple Faith, Great Miracle"
Bonus:
Adakah Iman di Hatiku?


SPIRIT NEXT AGUSTUS 2014
"Peace for The Country"


SPIRIT PENUAI AGUSTUS 2014
"Sahabat Orang Berdosa"
Bonus: Menjangkau yang Hilang
Buku FAITH BREAKTHROUGH
30 Hari yang Sangat Menentukan
Hidup Anda!

oleh: Petrus Kwik


Buku CAREER BREAKTHROUGH
Mengalami Terobosan
Karir Luar Biasa Dalam 30 Hari

oleh: Petrus Kwik


Buku FINANCIAL BREAKTHROUGH
30 Hari yang
Sangat Menentukan
Keuangan Anda!

oleh: Petrus Kwik


Arsip Artikel Rohani