Renungan Kristen Spirit


Artikel Rohani

Mertua, Musuh No 1 dalam Pernikahan?

Bacaan: Rut 1

tetapi Rut tetap berpaut padanya.- Rut 1:14


Dengan berbagai pertimbangan, tak jarang kita harus tinggal bersama mertua. Dan jujur saja bahwa tinggal satu atap dengan mertua bukan hal yang mudah. Kadangkala terjadi keributan hebat dengan mertua. Memang susah, tapi siapa tahu tips-tips berikut mampu menjadi inspirasi bagi Anda untuk membangun kembali hubungan yang harmonis dengan mertua.

1. Buanglah semua stereotip yang buruk tentang mertua. Mertua tak selamanya menjadi musuh kita dalam pernikahan. Mertua juga tak selalu jadi tukang onar, justru kadangkala mereka jadi berkat. Tidak selalu suami isteri merasa susah hidup bersama dengan mertua, kadangkala mereka justru dapat menikmatinya. Mungkin kita sudah terlalu sering mendapat gambaran yang buruk tentang mertua, tetapi mengapa kita tidak mencoba untuk berpositif thinking terhadap mertua kita?

2. Menyadari bahwa memutuskan menikah dengan pasangan kita berarti siap untuk berhubungan dengan keluarganya. Pernikahan itu kompleks. Tidak bisa kita hanya mau tahu dengan pasangan kita saja sementara mengabaikan atau mengacuhkan keluarganya. Itu sebabnya lebih baik kita belajar kenal lebih dalam seperti apa keluarga pasangan kita, sehingga kita dan mertua bisa saling menyesuaikan.

3. Perlakukanlah mertua dengan penghargaan dan hormat. Jika kita melakukan hal ini, konflik dengan mertua bisa kita redam bahkan bisa-bisa mertua punya perhatian dan rasa sayang kepada kita. Tidak semua mertua benci dengan menantunya, beberapa dari mereka justru bangga dengan menantunya. Ini terjadi kalau kita mengasihi mertua kita dengan tulus dan memperlakukannya dengan hormat.

5. Cari dan temukanlah hal-hal positif pada mertua. Terlalu sering kita hanya memusatkan perhatian pada kesalahan, kelemahan dan kerewelan mertua. Sementara di sisi lain kita tidak pernah memperhitungkan kebaikan-kebaikan dan hal-hal positif dalam diri mertua. Dengan cara ini, maka hubungan kita dengan mertua akan menjadi lebih harmonis.

Hormati dan hargailah mertua kita dengan ketulusan.



(Kwik)

» Artikel Rohani ini diambil dari Renungan Harian Spirit
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.

Baca Juga Artikel Rohani di bawah ini:

Doa itu Kebutuhan

Suatu waktu di gereja, seorang pendeta bertanya kepada satu keluarga, “Apakah kalian melakukan doa bersama?” “Maaf, Pak pendeta,” jawab kepala keluarga itu, “kami tidak punya waktu untuk itu.” Pendeta itu berkata, “Seandainya kamu tahu salah seorang anakmu akan sakit, apakah kalian tidak akan berdoa bersama memohon kesembuhannya?” “Oh, tentu kami ...


Memperkaya Sesama

Saya baru saja membaca biografi Albert Schweitzer. Saya sangat terinspirasi dan kagum dengan orang yang luar biasa ini. Betapa tidak? Ia seorang yang cerdas dengan 3 gelar Ph.D., yaitu dalam bidang filsafat, teologi dan musik. Pada usia 30, ia sudah menjadi begitu terkenal dan ...

SPIRIT JUNIOR OKTOBER 2014
"Pantang Menyerah"
Bonus :
Buku Asal Usul


SPIRIT AKTIVITAS OKTOBER 2014
"Berhenti Mengejek"
Bonus :
Kwartet Seri 4


RENUNGAN SPIRIT OKTOBER 2014
"Happy Age"
Bonus HandBook:
Bersahabat dengan Usia


SPIRIT MOTIVATOR OKTOBER 2014
"Good Advice, Bad Advice"
Bonus SmartBook:
Nasihat Melesatkan & Nasihat Menyesatkan

SPIRIT GIRLS OKTOBER 2014
"Why(not)?"
Bonus Cutie Diary:
Tantangan Bukan Rintangan


SPIRIT WOMAN OKTOBER 2014
"Menghukum Dengan Kasih"
Bonus:
Mendidik Tegas Tanpa Keras


SPIRIT NEXT OKTOBER 2014
"Holy not Trendy"
Bonus:
Me & My Idol


SPIRIT PENUAI OKTOBER 2014
"Saling Mencukupkan"
Bonus:
Menjadi Penyeimbang


Buku FAITH BREAKTHROUGH
30 Hari yang Sangat Menentukan
Hidup Anda!

oleh: Petrus Kwik


Buku CAREER BREAKTHROUGH
Mengalami Terobosan
Karir Luar Biasa Dalam 30 Hari

oleh: Petrus Kwik


Buku FINANCIAL BREAKTHROUGH
30 Hari yang
Sangat Menentukan
Keuangan Anda!

oleh: Petrus Kwik


Arsip Artikel Rohani