Renungan Kristen Spirit


Artikel Rohani

Misteri 13

Bacaan:

Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah.- I Timotius 4:7


Amatilah perilaku masyarakat posmodern. Seharusnya semakin maju sebuah peradaban, maka hal-hal yang bersifat takhayul atau mistis akan semakin ditinggalkan. Nyatanya, sampai kini hal-hal yang bersifat mistis atau takhayul masih saja populer. Sebagai contoh adalah ketakutan dengan angka 13 yang ditengarai sebagai angka sial. Istilah lain untuk ketakutan terhadap angka 13 ini adalah triskaidekaphobia. Tidak perlu heran kalau di sebuah hotel tidak ada lantai ke 13 dan tidak ada kamar nomor 13. Alamat rumah juga jarang memakai angka 13, biasanya diganti 12B. Begitu keramatnya angka 13, pemikir-pemikir modern, hebat dan kaya raya seperti Paul Getty sampai presiden Amerika seperti Franklin Delano Roosevelt selalu tegas menolak hadir dalam acara resmi yang dihadiri tiga belas orang. Aneh, bukan?

Mengapa hal-hal yang bersifat takhayul bisa sedemikian populer? Kemungkinan besar karena cerita dari mulut ke mulut tentang berbagai macam peristiwa sial dan mengerikan yang terjadi di seputar angka 13 tersebut, apalagi kalau terjadi di tanggal 13 di hari Jumat (Friday). Anggap saja cerita tersebut tidak dibuat-buat dan peristiwa mengerikan tersebut benar-benar terjadi di tanggal 13 atau hal-hal yang berkaitan dengan angka 13, apakah itu menunjukkan bahwa angka 13 benar-benar angka sial dan angka keramat?

Tentu saja tidak demikian. Bisa saja peristiwa tersebut terjadi karena kebetulan saja. Atau kemungkinan yang lain adalah disebabkan orang yang bersangkutan begitu meyakini atau “mengamini” bahwa angka 13 benar-benar angka sial. Seperti yang kita tahu, sering kali apa yang kita yakini, itulah yang akan terjadi. Firman Tuhan sendiri juga mengatakan apa yang kita takutkan itulah yang terjadi. Dari hal ini, kita bisa menarik kesimpulan bahwa angka 13 bukanlah angka keramat yang menyeramkan, karena semua angka itu baik. Keyakinan terhadap hal-hal yang bersifat takhayul itulah yang tidak baik.



(Kwik )

» Artikel Rohani ini diambil dari Renungan Harian Spirit
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.

Baca Juga Artikel Rohani di bawah ini:

Optimalkan Hidup

Seorang dokter memvonis John Brandrick, seorang pria London, bahwa umurnya tinggal satu tahun saja karena mengidap kanker pankreas. Setelah menerima vonis mati tersebut, Brandrick memutuskan untuk menikmati hidupnya. Ia memilih berhenti dari pekerjaannya, menjual semua harta bendanya, menghabiskan uangnya untuk makan-makan, berlibur ...


Dengan Cinta

Pertama kali saya bekerja, saya menjadi seorang staff pada sebuah perusahaan dengan bidang pekerjaan yang sangat membosankan. Itu sebabnya ketika weker di kamar saya dengan nada cempreng berbunyi tanpa permisi di pagi hari, dengan bermalas-malasan saya harus meninggalkan empuknya kasur dan segera bersiap diri ...

SPIRIT NEXT OKT. 2010
"Vive Le Revolution"


SPIRIT PENUAI OKT. 2010
"Financial Integrity"
Bonus: Hamba Tuhan dan Uang
RENUNGAN SPIRIT OKT. 2010
"Gerejaku Gerejamu"
Bonus HandBook:
Keragaman Gereja dan Kesatuan Jemaat


SPIRIT JUNIOR OKT. 2010
"Ayah Ibuku Hebat"
Bonus :
Kumpulan Kisah Teladan Orang Tua dan Anak


SPIRIT MOTIVATOR OKT. 2010
"Bebas Utang"
Bonus SmartBook:
Lepas dari Jerat Utang


SPIRIT GIRLS OKT. 2010
"Honoring Authority"
Bonus:
Cutie Diary


Buku FAITH BREAKTHROUGH
30 Hari yang Sangat Menentukan
Hidup Anda!



SPIRIT WOMAN OKT. 2010
"Manajemen Emosi"
Bonus: Mengelola Emosi Sehat

Buku CAREER BREAKTHROUGH
Mengalami Terobosan
Karir Luar Biasa Dalam 30 Hari


Buku FINANCIAL BREAKTHROUGH
30 Hari yang
Sangat Menentukan
Keuangan Anda!


Arsip Artikel Rohani