Renungan Kristen Spirit


Artikel Rohani

Pengakuan & Pengampunan

Bacaan: Mazmur 32:1-11

Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.- Amsal 28:13


Sebagai seorang sastrawan, Gunter Grass dikenal dunia bukan hanya penulis karya-karya berkualitas, tapi juga sebagai tokoh yang selalu menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan dan keberpihakan pada yang lemah. Tak heran jika ia kemudian mendapat penghargaan Nobel Sastra. Tapi, publik terkejut saat Grass membuat sebuah pengakuan bahwa sewaktu remaja, ia pernah menjadi anggota SS, alias prajurit Nazi. Beberapa kalangan menuntut penghargaan Nobelnya ditarik kembali. Tapi, tak sedikit juga yang membela dan mengatakan bahwa yang lebih penting adalah kontribusi luar biasa yang telah ia berikan kepada dunia, bukan masa lalunya. Lagipula, diperlukan keberanian luar biasa untuk jujur mengakui sebuah kekurangan dan mempertaruhkan nama baiknya sendiri.

Mengakui kesalahan memang tidak pernah mudah. Demikian pula halnya dengan mengampuni kesalahan orang lain. Beberapa kalangan tidak mempermasalahkan keterlibatan Gunter Grass saat remaja dengan Nazi. Ia pun bahkan dianggap sebagai orang yang berjiwa ksatria. Tapi, tidak semua orang bisa memiliki pengalaman yang sama dengan Grass. Ada kalanya mereka harus menerima kenyataan bahwa orang-orang di sekitarnya tidak bisa mengampuni dan menerimanya lagi. Bahkan ada orang yang sampai tidak bisa memaafkan dirinya sendiri.

Tapi, hari ini firman Tuhan mengatakan bahwa mengakui dan meninggalkan kesalahan yang pernah kita perbuat akan membuat kita disayangi. “Mengakui perbuatan jahat adalah awal dari perbuatan baik,” kata St. Agustinus. Satu hal yang perlu diingat, bukan kekuatan kita yang dapat membebaskan kita dari dosa dan perbuatan buruk kita di masa lalu. Hanya Tuhan saja yang dapat memampukan kita untuk mengampuni orang lain dan diri sendiri. Oleh karena itulah, kita tidak hanya perlu mengakui kesalahan dan meminta maaf pada orang lain, tapi juga pada Tuhan. Jika saat ini Anda masih memiliki beban kesalahan di masa lalu atau berat mengampuni seseorang, segera mintalah pengampunan dan kekuatan dari Tuhan untuk mengampuni itu.



(Arie )

» Artikel Rohani ini diambil dari Renungan Harian Spirit
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.

Baca Juga Artikel Rohani di bawah ini:

Pause

Kita hidup di tengah jaman yang rentan terhadap stres. The National Center for Health Statistic melaporkan bahwa hampir satu juta orang setahun meninggal akibat penyakit yang disebabkan oleh stres yang tidak tertangani. Dari sebuah hasil polling disimpulkan bahwa 86% orang Amerika mengaku mengalami stres ...


Sukses Larry-Otto

Jangan biarkan kondisi fisik yang tidak sempurna membatasi kita! Itulah pesan moral dari perjalanan sukses Larry Woody, warga Cottage Grove. Meski Larry buta, tapi dia dapat menjalankan bengkel otomotifnya secara mandiri, mulai dari mengganti saluran bahan bakar, mengganti filter bahkan menderek kendaraan! Uniknya ia ...

SPIRIT JUNIOR NOVEMBER 2014
"Kecil-kecil jadi Pemimpin"
Bonus :
Para Pahlawan Kecil


SPIRIT AKTIVITAS NOVEMBER 2014
"Suka Menolong"
Bonus :
Ular Tangga


RENUNGAN SPIRIT NOVEMBER 2014
"Seribu Teman Terlalu Sedikit
Satu Musuh Terlalu Banyak"

Bonus HandBook:
Good Friend, Good Life


SPIRIT MOTIVATOR NOVEMBER 2014
"Work, Work, Work!"
Bonus SmartBook:
Get Productive


SPIRIT GIRLS NOVEMBER 2014
"Disiplin = This is Plain"
Bonus Cutie Diary:
Secrets to Self-Control


SPIRIT WOMAN NOVEMBER 2014
"Kejujuran Hati"
Bonus:
Keterbukaan yang Memerdekakan


SPIRIT NEXT NOVEMBER 2014
"Rich Friend
Poor Friend"

Bonus:
Different Class


SPIRIT PENUAI NOVEMBER 2014
"Kemuliaan Hanya Bagi Dia"
Bonus:
Meninggikan Nama-Nya


Buku FAITH BREAKTHROUGH
30 Hari yang Sangat Menentukan
Hidup Anda!

oleh: Petrus Kwik


Buku CAREER BREAKTHROUGH
Mengalami Terobosan
Karir Luar Biasa Dalam 30 Hari

oleh: Petrus Kwik


Buku FINANCIAL BREAKTHROUGH
30 Hari yang
Sangat Menentukan
Keuangan Anda!

oleh: Petrus Kwik


Arsip Artikel Rohani