
Penyakit Menunda

Apabila engkau bernazar kepada TUHAN, Allahmu, janganlah engkau menunda-nunda memenuhinya.....- Ulangan 23:21
Seorang petani tua selama bertahun-tahun terpaksa membajak di sekeliling sebuah batu besar di salah satu petak sawahnya. Batu itu telah mematahkan beberapa mata bajak dan sebuah cangkul miliknya. Semakin hari batu itu makin menyusahkan pak tani. Satu hari setelah mata bajaknya kembali patah, dan teringat akan berbagai kesulitan yang telah ditimbulkan batu itu selama ini, akhirnya ia memutuskan melakukan sesuatu. Ia menancapkan linggis ke dasar batu itu, dan betapa terkejutnya karena ternyata tebal batu itu hanya sekitar 30 cm. Dengan menggunakan palu besar, batu itu pun dihancurkan. Petani itu tersenyum, malu pada diri sendiri. “Seharusnya aku dapat mengatasi batu ini dengan segera, sehingga aku pun tak perlu bersusah-susah sampai bertahun-tahun.”
W. M. Lewis berkata, “Tragedi kehidupan adalah bukan karena hidup berakhir sedemikian cepat, tetapi karena kita menunggu demikian lama untuk memulainya.” Ya, kita tak akan pernah tahu bila kita tak pernah memulai. Lagi pula, jika kita tidak pernah memulai, lalu kapan kita akan menyelesaikan, apalagi menikmatinya? Keadaan tidak selalu baik. Orang yang menunda bertindak sampai semua faktor mendukung sebenarnya tidak akan mengerjakan apa pun. Sadarkah Anda bahwa penundaan tidak akan pernah menyelesaikan masalah? Bila dalam menghadapi tanggung jawab kita sering berkata, “Nanti saja, tidak perlu terburu-buru, masih ada hari esok, dsb.” Waspadalah, karena masalah besar sedang mengintai di depan mata. “Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai.” (Pkh. 11:4)
Jangan pernah menunda apa yang seharusnya kita lakukan hari ini. Jangan sampai bahwa pada akhirnya yang datang hanyalah penyesalan tiada akhir. Anda tidak perlu menunggu berhasil untuk melakukan sesuatu, sebab Anda tidak akan berhasil jika tidak mulai melakukan sesuatu. Segera lakukan apa yang bisa Anda lakukan saat ini juga, sehingga Anda tidak perlu berkata, “Ah, seandainya sudah kulakukan sejak dulu.”
(Imelda)
» Artikel Rohani ini diambil dari Renungan Harian Spirit
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.
Baca Juga Artikel Rohani di bawah ini:

Jangan Menyerah
Pengusaha John McCormack mengisahkan tentang temannya, Nick, bagaimana ia mendapatkan
pekerjaannya yang pertama di Amerika. Nick adalah seorang imigran, tidak punya
uang, tidak bisa berbahasa Inggris dan tidak punya kenalan yang merekomendasikannya
untuk bekerja di suatu tempat. Ketika hendak bekerja sebagai pencuci piring,
...

Antara Keinginan dan Kebutuhan
Setiap manusia memiliki banyak keinginan. Anda memiliki keinginan. Saya juga
manusia dengan banyak keinginan. Saya ingin rumah yang mewah ala eropa. Saya
ingin mobil yang lux, yang suka mencuri perhatian banyak orang. Saya ingin memiliki
deposito yang lebih dari cukup. Saya ingin memiliki lima ...








