Hal Kecil

Ada empat binatang yang terkecil di bumi, tetapi yang sangat cekatan- Amsal 30:24
Benjamin Franklin pernah berkata, “Pukulan-pukulan kecil dapat menumbangkan pohon oak yang besar !” Memang mengherankan ketika melihat hal-hal yang penting dan temuan-temuan besar di dunia ini justru lahir dan berasal dari hal-hal yang kecil. Kita selalu punya kecenderungan untuk melihat sesuatu yang besar daripada memperhatikan sesuatu yang kecil. Hal-hal kecil biasanya kita lewatkan begitu saja, padahal melewatkan hal-hal kecil sebenarnya menutup pintu bagi kemungkinan-kemungkinan besar.
Siapa peduli dengan sarang laba-laba? Tidak ada yang suka dengan sarang laba-laba,
kecuali Spiderman tentunya. Sarang laba-laba identik dengan tempat yang kotor,
jorok dan jarang dibersihkan. Melihat sarang laba-laba membuat kita jadi tidak
sabar lagi untuk segera mengambil sapu dan menghilangkan sarang laba-laba itu.
Sementara banyak orang melewatkan hal-hal yang kecil, seorang yang peduli dengan
hal-hal kecil justru terinspirasi dengan sarang laba-laba ini. Inspirasi dari
sarang laba-laba inilah yang kemudian melahirkan gagasan untuk membuat jembatan
gantung! Siapa peduli dengan suara ketel di atas kompor? Suara itu benar-benar
mengganggu dan berisik. Membuat kita tak sabar untuk segera mematikan kompor
agar suara ketel itu berhenti. Mempedulikan suara ketel adalah tindakan yang
bodoh, tapi justru dari suara ketel itulah mesin uap kemudian diciptakan oleh
seorang James Watt.
Telah terbukti bahwa hal-hal besar selalu lahir dari hal-hal kecil. Seringkali
kita melewatkan banyak hal kecil terjadi begitu saja. Kita terlanjur punya konsep
bahwa hal-hal besar selalu lahir dari pemikiran yang rumit. Itu sebabnya kita
selalu disibukkan dengan hal-hal besar dan hal-hal paling rumit, dan tidak pernah
mempedulikan hal-hal kecil yang nampaknya terlalu sederhana untuk dipikirkan.
Terbukalah dengan hal-hal kecil. Belajar peka dan kritis dengan hal-hal kecil
yang terjadi di sekitar kita. Jangan pernah membiarkan hal-hal kecil terlewatkan
begitu saja, tanpa kita bisa belajar darinya. Jangan sampai suatu saat kita
akan dipermalukan akibat kita selalu meremehkan hal-hal kecil.
Semua hal besar selalu berawal dari hal kecil.
(Kwik)
» Ilustrasi Rohani ini diambil dari Renungan Harian Spirit
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.
Baca Juga Ilustrasi Rohani di bawah ini:

Kesalahan
Memang tidak ada orang yang sempurna. Memang tidak ada manusia yang anti kesalahan.
Memang melakukan kekeliruan itu adalah hal yang wajar. Namun hendaklah hal-hal
tersebut tidak menjadi alasan bagi kita untuk tidak bisa menghasilkan kualitas
kerja yang terbaik. Pernahkah kita membayangkan seandainya kita memberikan ...

John Wesley
Pernahkah Anda mendengar nama John Wesley? Ia seorang yang patut kita teladani
dalam caranya menggunakan uang. Wesley dibesarkan dalam keluarga pendeta miskin.
Saat dewasa ia akhirnya menjadi pendeta juga seperti ayahnya, namun dengan nasib
yang berbeda. Sebagai profesor teologia di Oxford, ia menghasilkan uang ...



















