Renungan Kristen Spirit


Ilustrasi Rohani

Pemimpin Sejati

Bacaan: II Samuel 23:8-39

Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, ... maka ia menjadi pemimpin mereka. - I Samuel 22:2


Pemimpin sejati bukanlah seseorang yang memerintah orang lain karena kedudukan atau jabatan yang dimilikinya. Banyak orang juga bisa mengendalikan orang lain dengan posisi atau wewenang yang ia miliki. Pemimpin sejati bukanlah mereka yang memiliki pengikut karena memberi imbalan atau janji. Banyak orang mengikuti seorang pemimpin bukan karena pribadi pemimpin tersebut, namun karena tergiur dengan keuntungan yang bisa ia dapatkan. Pemimpin sejati adalah mereka yang berhasil memberikan pengaruh positif, sehingga dengan sukarela banyak orang mengikutinya, bukan karena kedudukan atau imbalan yang akan didapatkan.

Daud mendapatkan banyak pengikut yang setia, berkomitmen dan luar biasa ketika berada dalam pelarian di gua Adulam. Daud memiliki kualitas sebagai pemimpin sejati karena:

  1. Daud tidak mengejar atau memaksa orang-orang untuk mengikutinya, melainkan dengan kesadaran dan kerelaan mereka memberi diri dipimpin oleh Daud.
  2. Daud mendapatkan kesetiaan yang mendalam dari mereka tanpa pernah berusaha mendapatkannya.
  3. Daud berhasil mengubah kehidupan orang-orang yang mengikutinya.
  4. Daud berjuang berdampingan dengan orang-orang ini dan menjadikan mereka pemenang dan orang-orang yang luar biasa.

Latar belakang pengikut-pengikut Daud sangatlah buruk. Mereka berada dalam kesukaran, dikejar tukang piutang, bahkan orang-orang yang sakit hati. (I Sam 22:2) Namun di tangan Daud mereka sekarang menjadi pahlawan-pahlawan yang luar biasa (II Sam 23: 8-39). Isyabal membunuh 800 musuh dalam suatu peperangan. Eleazar mengalahkan musuh sampai tangannya seperti melekat pada pedangnya. Sama mempertahankan tanah seorang diri melawan pasukan musuh dan berhasil menghalaunya. Jika Anda seorang pemimpin, apakah Anda sudah menjadi pemimpin sejati dan bukan sekedar pemimpin karena kedudukan belaka?

Kepemimpinan bukan bicara soal kedudukan, kepemimpinan berbicara soal pengaruh.



(Kwik)

» Ilustrasi Rohani ini diambil dari Renungan Harian Spirit
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.

Baca Juga Ilustrasi Rohani di bawah ini:

Starting Over with Handel

George Frederick Handel mungkin adalah komponis yang namanya tidak seterkenal Mozart atau Beethoven. Namun Anda semua pasti mengenal lagu ‘Halleluyah’, atau lebih tepatnya opera ‘The Messiah’. Lagu ini adalah masterpiece Handel. Seorang penulis biografi Handel menulis, "karya tersebut akan tetap menjadi karya ...


Jangan Cari Kesalahan Orang

Sebuah puisi menulis seperti ini : Jangan mencari kesalahan orang yang timpang Atau tersandung-sandung di sepanjang jalan kehidupan, Kecuali engkau sudah mengenakan sepatu yang dipakainya, Atau menanggung beban yang dipikulnya Mungkin ada paku dalam sepatunya yang melukai kakinya, Meski tersembunyi dari pandanganmu, ...