Renungan Kristen Spirit


Ilustrasi Rohani

Reputasi

Bacaan: II Tawarikh 9:1-8

Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.- Amsal 22:1


Setiap orang memiliki track record atau yang lebih dikenal dengan reputasi. Reputasi merupakan pendapat umum atau pendapat orang lain tentang karakter atau kualitas kita. Ada yang memiliki reputasi baik, namun ada juga yang memiliki reputasi buruk. Semuanya kembali kepada diri kita sendiri. Kita harus menyadari bahwa kita tidak bisa mengontrol pendapat orang lain tentang kita tetapi kita bisa mengontrol apa yang kita lakukan, yaitu segala sesuatu yang akan menjadi bahan kesimpulan pendapat orang lain tentang kita.

Kita perlu menjaga agar reputasi kita tetap baik. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak perusahaan akan menerima seorang karyawan setelah lebih dulu mendapat referensi dari orang lain tentang reputasi baik karyawan tersebut. Tak hanya individu yang perlu memiliki reputasi baik, sebuah perusahaan pun perlu memilikinya. Jika sebuah perusahaan sudah memiliki reputasi baik, maka perusahaan tersebut akan dipercaya sehingga kerja sama dengan relasi menjadi lebih mudah dijalin.

Nama atau reputasi yang baik memang susah didapatkan. Pada saat yang sama, nama atau reputasi yang terlanjut buruk juga susah untuk dihilangkan. Semuanya memerlukan proses yang panjang. Untuk mendapat dan mempertahankan reputasi baik, ada proses panjang yang harus kita lewati. Kita harus bisa menunjukkan integritas, tanggung jawab, kejujuran, ketulusan, dan bisa dipercaya. Jika mendapatkan reputasi yang baik sudah sedemikian sulit, terlebih lagi untuk memulihkan sebuah reputasi yang terlanjur buruk. Itu lebih sulit lagi!

Salomo berkata bahwa nama atau reputasi adalah mahal, bahkan lebih berharga daripada kekayaan manapun. Dengan reputasi yang baik, jalan menuju kesuksesan lebih mudah dibandingkan dengan reputasi buruk yang terlanjur melekat. Oleh karena itu, baiklah kita hati-hati dengan hidup kita ini. Dalam melakukan segala sesuatu, jangan hanya berpikir untuk kepentingan jangka pendek saja. Berpikirlah untuk jangka panjang, selaraskan apa yang kita lakukan saat ini dengan reputasi baik kita.

Reputasi yang baik susah didapatkan, reputasi yang buruk susah dihilangkan.



(Kwik)

» Ilustrasi Rohani ini diambil dari Renungan Harian Spirit
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.

Baca Juga Ilustrasi Rohani di bawah ini:

Berlagak Kaya

Bagaimana kita mengatur uang akan sangat mempengaruhi kesuksesan kita. Berapa banyak sebuah usaha akhirnya mengalami gulung tikar karena si pemilik keliru mengatur uang. Uang perusahaan yang harusnya dipakai untuk keperluan usaha justru dipakai untuk hal yang sifatnya konsumtif. Akibatnya, cash flow keuangan perusahaan ...


John Wesley

Pernahkah Anda mendengar nama John Wesley? Ia seorang yang patut kita teladani dalam caranya menggunakan uang. Wesley dibesarkan dalam keluarga pendeta miskin. Saat dewasa ia akhirnya menjadi pendeta juga seperti ayahnya, namun dengan nasib yang berbeda. Sebagai profesor teologia di Oxford, ia menghasilkan uang ...