Affairs

Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku.- Mazmur 26:2
“Tuhan, kenapa Engkau mempertemukan aku dengan dia saat dia udah beristri? Kenapa nggak sebelum-sebelumnya?” Mey tak henti-hentinya bertanya kepada Tuhan dalam doanya. Seandainya Mey ketemu Gerry saat dia masih single, pasti sekarang hidupnya udah bahagia banget. Nggak kayak sekarang ini. Semuanya serba rahasia ‘n nggak tenang. Mey ketemu Gerry dua tahun yang lalu di sebuah acara seminar. Setelah berkenalan rasanya obrolan mereka selalu klop banget. Gerry orangnya smart, dewasa, macho, ‘n pengertian banget. Tapi sayangnya ternyata dia udah berkeluarga.
Sejak perkenalan itu, hidup Mey rasanya berubah banget. Gerry adalah tipe cowok idamannya. Kecocokan mereka berdua membuat keduanya selalu pengen ketemu. Kadang-kadang mereka berdua makan siang bareng saat jam kerja. Gerry sering ngomong kalo Mey enak banget diajak diskusi. Dia nggak mungkin bisa ngomongin soal kantor ke istrinya. Mey emang cewek yang cerdas, energik, supel ‘n cantik. Rasanya mereka berdua bener-bener cocok ‘n jodoh banget.
Girls, semua cewek bisa aja terjebak dalam perasaan seperti Mey. Padahal saat kita ngerasa cocok dengan pria yang udah jadi milik orang lain, kita sedang menipu diri kita sendiri. Nggak ada istilah jodoh kalo salah satu ato keduanya udah berkeluarga. Tuhan sangat menghargai lembaga pernikahan, begitu juga seharusnya dengan kita. Meski kita udah cinta mati dan pengen banget bisa hidup dengannya, tapi itu bukanlah kehendak Tuhan. Itu adalah keinginan diri kita sendiri. Kalo kita nggak bisa tegas mengambil langkah menolak hubungan semacam ini, perlahan-lahan kita akan makin terseret masuk ke dalam dosa. Tuhan mempertemukan kita dengannya bukan untuk menyatukan kita dan mencerai beraikan keluarga yang telah terbentuk. Ada kalanya Tuhan justru ingin menguji isi hati kita. Apakah dalam situasi seperti ini, kita lebih menuruti Firman-Nya lebih daripada perasaan kita sendiri. Jadi, apakah kamu akan lulus dalam ujian kali ini?
(TMS)
» Renungan Khusus Muda Remaja ini diambil dari Renungan Harian Spirit Girls
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.
Baca Juga Renungan Muda Remaja di bawah ini:

Sukses Sejati
Sukses, itulah kata yang paling didambakan orang. Kita pengen bisa jadi orang yang sukses. Sukses seperti apa yang kita inginkan? Orang menyebut mereka - yang tinggal di kawasan elite, yang mengendarai mobil mewah dan yang bekerja di perusahaan ternama - sebagai orang sukses. Orang menyebut para selebriti yang berhasil menjadi ...

The Wedding
Karla menerima undangan yang disodorkan Mimi dengan senyum kecut. Mungkin enggak
ada yang memperhatikan perubahan raut wajahnya setiap kali menerima dan membaca
wedding invitation dari teman-temannya. Sejak lulus kuliah ampe sekarang ini
hampir semua temen-temen ceweknya satu per satu menikah. Dalam hati Karla enggak ...



















