Renungan Kristen Spirit


Renungan Muda Remaja

Snow Ball

Bacaan: Amsal 28:13-14

-


Kebohongan selalu menghasilkan kebohongan selanjutnya. Kebohongan seperti spora yang berkembang cepat sekali di tempat lembab. Kebohongan enggak bisa ditutupi dengan apapun juga. Suatu saat ia akan terbongkar dan diketahui orang. Pepatah bilang sepintar-pintarnya kita menyimpan bangkai, baunya bakal tercium juga. Kebusukan enggak akan bisa kita tutupi dengan pewangi sewangi apapun.

Raja Daud tergoda saat menatap Batsyeba. Lalu apa yang dilakukannya? Dosa perzinahan terjadi dan dia melanggar kekudusan Tuhan. Apakah dosanya berhenti sampai di situ? Tidak. Justru itu adalah sebuah awal masalah yang lebih besar ibarat bom waktu yang mulai aktif dihidupkan. Ketika didapati bahwa Batsyeba hamil. Daud langsung shock dan mulai putar otak. Pikiran jahat mulai berkembang lebih “kreatif”. Tarik saja Uria dari medan perang, buat dia mabuk dan suruh dia pulang untuk tidur dengan istrinya. Bila beberapa bulan kemudian dia tahu istrinya hamil,.. berarti selamat... Tet-tot! Ternyata skenario pertama macet. Uria enggak mau pulang karena rasa nasionalisme dan solidaritasnya yang besar terhadap rekan seperjuangannya. Betapa seharusnya ini merupakan tamparan yang keras bagi Daud. Dia mengkhianati kesetiaan prajuritnya sendiri. Tapi karena dosa lebih menguasai hatinya, akhirnya Daud membunuh Uria dengan menempatkannya di barisan terdepan dan meninggalkannya di sana hingga gugur di medan perang. Setelah itu, Batsyeba diambil menjadi istri Daud. Apakah persoalannya selesai? Tidak. Tuhan memberikan hukuman yang harus ditanggung keturunan Daud. Keluarganya tercerai berai dan saling membunuh.

Persis seperti bola salju yang menggelinding makin lama makin besar, itulah dosa kebohongan. Bukankah kita juga seringkali melakukannya? Menutupi dosa dengan dosa lainnya dan baru sadar setelah masalah membesar dan meledak. Girls, penyelesaian dari kebohongan adalah mengakui dan bertobat serta menghentikannya. Akhirnya Daud bertobat dari jalannya yang jahat dan mendapatkan pengampunan dari Tuhan. Meski konsekuensi perbuatannya tetap ada, namun kasih karunia Tuhan memampukannya menanggung semuanya itu. Belum terlambat untuk bertobat hari ini. Akui dan tinggalkan kebohongan yang kita buat.





» Renungan Khusus Muda Remaja ini diambil dari Renungan Harian Spirit Girls
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.

Baca Juga Renungan Muda Remaja di bawah ini:

Healthy Growth

Beberapa tahun yang lalu sinetron yang dibintangi aktor terkenal Anjasmara menjadi begitu terkenal karena tokoh yang diperankannya. Seorang pemuda bernama Cecep dengan dandanan khas dan cara bicara yang sempat ngetrend ditirukan orang. Padahal tokoh Cecep adalah seorang pemuda yang menderita keterbelakangan mental. Meski wajahnya lumayan ganteng sekalipun, kalo perilakunya seperti ...


Error State!

Julia sewot gara-gara managernya mengeluarkan peraturan-peraturan baru dalam kantor. Mulai dari aturan pemakaian fasilitas telepon, peraturan dinas keluar kantor sampai ketentuan soal absensi dsb. Julia ngerasa diperketatnya aturan itu bikin pekerjaannya enggak fun. “Gue jadi ngerasa enggak nyaman di kantor. Pokoknya gue ...

SPIRIT NEXT OKT. 2010
"Vive Le Revolution"


SPIRIT PENUAI OKT. 2010
"Financial Integrity"
Bonus: Hamba Tuhan dan Uang
RENUNGAN SPIRIT OKT. 2010
"Gerejaku Gerejamu"
Bonus HandBook:
Keragaman Gereja dan Kesatuan Jemaat


SPIRIT JUNIOR OKT. 2010
"Ayah Ibuku Hebat"
Bonus :
Kumpulan Kisah Teladan Orang Tua dan Anak


SPIRIT MOTIVATOR OKT. 2010
"Bebas Utang"
Bonus SmartBook:
Lepas dari Jerat Utang


SPIRIT GIRLS OKT. 2010
"Honoring Authority"
Bonus:
Cutie Diary


Buku FAITH BREAKTHROUGH
30 Hari yang Sangat Menentukan
Hidup Anda!



SPIRIT WOMAN OKT. 2010
"Manajemen Emosi"
Bonus: Mengelola Emosi Sehat

Buku CAREER BREAKTHROUGH
Mengalami Terobosan
Karir Luar Biasa Dalam 30 Hari


Buku FINANCIAL BREAKTHROUGH
30 Hari yang
Sangat Menentukan
Keuangan Anda!