Speak Out !

-
Gue enggak berani kasih nasihat, soalnya gue sendiri juga enggak sempurna. So, mendingan gue diem daripada kelak enggak bisa ngejalanin apa yang gue ucapin. Ada orang-orang yang punya prinsip seperti itu, akibatnya dia enggak pernah berani mengutarakan apa yang benar. Kalo prinsip seperti itu dipegang, sayalah orang yang paling enggak berani untuk menulis. Saya enggak akan pernah jadi penulis renungan karena kelak saya akan dituntut kalo gagal melakukan apa yang pernah saya tuliskan. So, kalo semua orang berprinsip seperti itu, kebenaran enggak akan pernah dinyatakan.
Girls, saya sendiri sadar bahwa saya bukanlah orang yang sudah sempurna. Saya sendiri juga punya perjuangan dan pergumulan hidup. Tapi kita enggak boleh bungkam membiarkan kesalahan terjadi dan menolerir dosa dalam kehidupan kita. Sama seperti kita juga enggak boleh jadi orang munafik yang cuma pinter ngomong (ato nulis) tapi enggak melakukan apa yang kita sampaikan. Kebenaran harus kita nyatakan.
Memang ada kalanya apa yang pernah kita sampaikan / nasihatkan kepada orang lain, akan berbalik menuntut diri kita sendiri. Namun itulah dahsyatnya kekuatan Firman Allah yang mampu menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum, sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. (Ibr. 4:12) Jujur saja bukan sekali dua kali saya sendiri ditegur, diuji, dikuatkan dan diberkati lewat tulisan maupun perkataan yang pernah saya ucapkan sendiri.
Jadi, enggak perlu bungkam karena takut diuji. Kita menyampaikan kebenaran Firman Allah bukan agar dipandang rohani, kan? Kita juga tidak menyampaikan kebenaran supaya kita dihormati atau dianggap lebih tahu dari orang lain. Kita menyampaikan kebenaran karena kita mengetahui kebenaran dan hidup kita pun telah dimerdekakannya. Kita menyampaikan kebenaran supaya orang lain tidak tersesat melainkan selamat. Ya, memang kita yang berbicara akan dituntut lebih banyak, namun karunia dan tanggung jawab yang telah Tuhan berikan pun harus kita pertanggung jawabkan. Maka, enggak perlu takut mengucapkan kebenaran!
(TMS)
» Renungan Khusus Muda Remaja ini diambil dari Renungan Harian Spirit Girls
» Anda dapat memesan versi cetaknya dengan cara mengisi formulir pemesanan.
Baca Juga Renungan Muda Remaja di bawah ini:

Jangan Ditutupi
Dea punya masalah dengan BB. Meski setiap hari udah mandi 2 kali sehari, tapi
beberapa saat setelah mandi dan beraktifitas, selalu datang bau badan yang
enggak diharapkan itu. Dea merasa minder tiap kali bau badannya mulai muncul.
Masa sih cantik tapi bau... iiih enggak ...

Berani Mencoba
“Siapa yang bersedia maju ke depan untuk mencoba?” pertanyaan semacam
ini seringkali kita dengar di sekolah, di ruang kuliah, atau di lokasi training.
Guru, dosen ato mentor biasanya mencari sukarelawan yang mau mencoba hal baru
yang mereka ajarkan. Anehnya, enggak semua orang antusias untuk ...

















