Jalan Orang Benar
Penulis: Richard Try Gunadi RBacaan: Mazmur 1:1-6
Nats: Mazmur 1:1
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
Pernahkah Anda mengalami suatu peristiwa di mana ada satu tawaran untuk berbuat dosa dari atasan saat bekerja dan Anda menolaknya? Karena penolakan Anda, atasan menjadi marah karena tidak menuruti perintahnya dan mengucilkan Anda. Sangat tidak menyenangkan bukan? Kita sudah berusaha hidup menuruti jalan hidup yang benar namun justru hal menyakitkan menjadi upah kita. Jangan sedih kalau Anda harus mengalami hal yang menyakitkan karena satu kebenaran yang dilakukan untuk Tuhan, karena dengan melakukan kebenaran anda memiliki integritas dan Tuhan sangat menghargai anda.
Dalam kehidupan, manusia acapkali ingin meraih semua keinginan tanpa harus
bersusah payah mengikuti jalan kebenaran yang Tuhan ajarkan. Mereka lebih
memilih menyimpang menuruti jalan hidup orang fasik untuk memuaskan keinginan
duniawi. Melakukan bisnis-bisnis illegal, mengorupsi uang yang bukan miliknya
dan menyuap penguasa untuk melicinkan bisnisnya adalah salah satu contoh cara-cara yang di gunakan agar keinginan lebih cepat tercapai tanpa bersusah payah.
Jalan kebenaran mengajarkan kita untuk hidup benar dan jujur, namun saat hidup
jujur dan benar kita akan di kucilkan dari pergaulan dan jangan berharap bisa
cepat menjadi kaya seperti yang banyak orang inginkan. Saat hidup dalam
kebenaran kita seperti manusia langka di tengah-tengah lingkungan yang penuh
dosa.
Tuhan ingin kita belajar bergantung pada-Nya, bukan kepada manusia. Dia ingin
kita senantiasa belajar dari firman-Nya supaya kita senantiasa kuat seperti
pohon yang di tanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya
dan tidak layu daunnya. Memang membutuhkan proses yang lama saat kita belajar
dan melakukan firman-Nya, namun sebuah pohon yang berkualitas pun membutuhkan
pertumbuhan yang cukup lama bukan? Demikian pula hidup kita, jangan khawatir
anda akan kekurangan karena menuruti jalan kebenaran yang Tuhan berikan. Karena
Dia akan mencukupkan semuanya. Hari ini jalan mana yang akan anda pilih? Jalan
kebenaran di mana anda akan mengalami berbagai macam tantangan namun bersama
Tuhan atau jalan orang fasik di mana anda akan mengalami kenyamanan dan
kebahagiaan hidup secara duniawi namun ujungnya menuju kebinasaan. Keputusan ada
di tangan anda.
Penulis: Richard Try Gunadi R
Usia: 23
Kota: Semarang
» Artikel Rohani ini merupakan kiriman dari pembaca Renungan Spirit
» Anda juga dapat berpartisipasi dengan mengirim lewat formulir kirim tulisan.
Ingin mengirimkan tulisan? Silakan klik disini.



















