Renungan Kristen Spirit


Renungan Harian Kristen - 31 Juli 2014

Hidup itu Beresiko

Bacaan: Matius 2:1-12

Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdaya oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah.- Matius 2:16


Saya kagum dengan para majus dari Timur. Mereka adalah orang-orang yang berani ambil resiko untuk menjumpai Raja yang baru lahir, hanya dengan melihat bintang di Timur. Banyak resiko yang harus mereka tanggung untuk melihat Sang Mesias. Tentu kita tahu bahwa jarak yang ditempuh oleh para majus itu sangatlah jauh, karena menurut beberapa ahli sejarah, para majus tersebut kemungkinan besar berasal dari Babel. Mereka harus melewati ganasnya padang pasir. Di siang hari suhu bisa sedemikian panas hingga mencapai 40 derajat, sementara di malam hari suhu bisa sedemikian dingin hingga mencapai 5 derajat.

Resiko terbesar yang mereka ambil adalah ketika mereka tidak mau memberitahukan perihal kelahiran Yesus kepada Herodes. Matius mencatat bahwa hal ini membuat raja Herodes menjadi sangat marah kepada mereka. Bisa saja mereka dikejar dan dibunuh oleh Herodes. Salut untuk orang-orang yang berani mengambil resiko. Seandainya mereka tak berani ambil resiko, mungkin dunia tidak akan pernah menyebut-nyebut para majus dari Timur. Mungkin mereka tak akan pernah melihat Sang Mesias. Mungkin mereka tak akan pernah merasakan pengalaman yang luar biasa.

Seseorang tidak dapat hidup tanpa mengambil resiko. Resiko terjalin dalam setiap aspek pengalaman kita sehari-hari! Tertawa berarti mengambil resiko kelihatan tolol. Menangis berarti mengambil resiko kelihatan sentimental. Mengulurkan tangan kepada orang lain berarti mengambil resiko terlibat. Menunjukkan perasaan berarti mengambil resiko menunjukkan diri sejati kita. Memberitahukan ide-ide kita, impian-impian kita, di depan banyak orang berarti mengambil resiko kalah. Mengasihi berarti mengambil resiko tidak balas dikasihi. Hidup berarti mengambil resiko mati. Berharap berarti mengambil resiko putus asa. Mencoba berarti mengambil resiko gagal.

Walaupun demikian, bahaya terbesar dalam kehidupan adalah tidak mengambil resiko sama sekali. Karena orang yang tidak mengambil resiko tidak meraih apa pun, tidak memiliki apa pun, tidak merasakan apa pun, dan akhirnya, tidak menjadi siapa-siapa. * Apakah kita termasuk orang yang berani mengambil resiko tertentu? Apalagi untuk hal-hal yang berhubungan dengan Tuhan, apakah kita juga berani ambil resiko seperti para majus?

Jangan takut untuk mengambil resiko, karena demikianlah hidup



(Kwik - Kisah-kisah Rohani Pembangkit Semangat untuk Pemimpin)

» Renungan ini diambil dari Renungan Harian Spirit
» Anda dapat memesan versi cetak dari renungan di atas dengan cara mengisi formulir pemesanan.
SPIRIT JUNIOR AGUSTUS 2014
"Saling Mendukung"
Bonus :
Buku Sehat


SPIRIT AKTIVITAS AGUSTUS 2014
"Bangga Jadi Anak Indonesia"
Bonus :
Kwartet Seri 2


RENUNGAN SPIRIT AGUSTUS 2014
"Hope for The Land"
Bonus HandBook:
Optimis untuk Bangsa


SPIRIT MOTIVATOR AGUSTUS 2014
"Work + Pray = It Works!"
Bonus SmartBook:
Prayer Matters

SPIRIT GIRLS AGUSTUS 2014
"Ups and Downs"
Bonus:
Cutie Diary


SPIRIT WOMAN AGUSTUS 2014
"Simple Faith, Great Miracle"
Bonus:
Adakah Iman di Hatiku?


SPIRIT NEXT AGUSTUS 2014
"Peace for The Country"


SPIRIT PENUAI AGUSTUS 2014
"Sahabat Orang Berdosa"
Bonus: Menjangkau yang Hilang
Buku FAITH BREAKTHROUGH
30 Hari yang Sangat Menentukan
Hidup Anda!

oleh: Petrus Kwik


Buku CAREER BREAKTHROUGH
Mengalami Terobosan
Karir Luar Biasa Dalam 30 Hari

oleh: Petrus Kwik


Buku FINANCIAL BREAKTHROUGH
30 Hari yang
Sangat Menentukan
Keuangan Anda!

oleh: Petrus Kwik