Renungan Kristen Spirit


Renungan Harian Kristen - 23 Juli 2014

Mutiara Berharga

Bacaan: II Korintus 4:1-18

Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. - II Kor 4:17


Seekor kerang mengeluh sakit perut. “Aduuuhh... ada sebutir pasir masuk ke dalam cangkangku. Rasanya sakit bukan main!” keluhnya pada ibunya. Si ibu hanya bisa menghiburnya karena ia pun tak memiliki tangan untuk mengeluarkan butiran pasir itu dari tubuh anaknya. “Tenanglah anakku, penderitaanmu akan berganti menjadi sukacita suatu saat kelak. Bahkan engkau akan mensyukuri penderitaanmu hari ini.” Si anak kerang masih tak mengerti dan tetap mengeluh menahan sakit yang luar biasa. Setelah beberapa lama tubuhnya mengeluarkan zat yang membungkus benda asing itu dalam tubuhnya. Makin lama dibungkus makin tebal dan mengeras. Lama kemudian barulah ia mengerti bahwa kini dirinya telah berubah menjadi kerang mutiara yang cantik dan berharga.

Saat-saat mengalami penderitaan memang bukan waktu yang menyenangkan. Sulit sekali bagi kita untuk melihat maksud baik apa yang Tuhan rencanakan dibalik semua ini. Kebangkrutan, PHK, bisnis menjadi korban penipuan, anak menjadi korban narkoba, pengkhianatan, fitnah, dan banyak lagi... Sungguh bukan deretan hal yang menyenangkan bagi siapa saja. Apa yang Tuhan kehendaki dalam hidup ini? Masihkah Tuhan mempedulikan aku? Mengapa ia tega membiarkan aku mengalami semuanya ini, padahal aku sudah begitu setia melayani-Nya?

Jangan lagi terlalu pusing bertanya. Tuhan tidak pernah memaksa kita untuk mengerti. Ia hanya menyuruh kita untuk percaya. Kita tak harus mengerti semuanya terlebih dulu untuk bisa percaya. Proses pembentukan sebutir mutiara yang berharga memerlukan waktu yang tidak pendek. Ketekunan kita untuk menanggung apa yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup ini akan menentukan apakah kita akan bersyukur pada akhirnya nanti.

Kita tak perlu berusaha keras mengeluarkan butiran pasir itu dari dalam tubuh kita. Kita tak perlu terlalu panjang mengeluh dan merasa depresi. Kita tak perlu bersungut-sungut dan memusuhi Allah. Kita hanya perlu percaya bahwa apa yang Ia rencanakan dalam hidup kita adalah baik adanya. Sang Pencipta tak pernah merencanakan kegagalan dalam hidup kita. Sebagaimana Anda mempersiapkan yang terbaik bagi anak Anda, demikian pula Bapa di Sorga!

Beranikah Anda percaya bahwa semuanya ini akan berakhir dengan kebaikan?



(TMS)

» Renungan ini diambil dari Renungan Harian Spirit
» Anda dapat memesan versi cetak dari renungan di atas dengan cara mengisi formulir pemesanan.
SPIRIT JUNIOR AGUSTUS 2014
"Saling Mendukung"
Bonus :
Buku Sehat


SPIRIT AKTIVITAS AGUSTUS 2014
"Bangga Jadi Anak Indonesia"
Bonus :
Kwartet Seri 2


RENUNGAN SPIRIT AGUSTUS 2014
"Hope for The Land"
Bonus HandBook:
Optimis untuk Bangsa


SPIRIT MOTIVATOR AGUSTUS 2014
"Work + Pray = It Works!"
Bonus SmartBook:
Prayer Matters

SPIRIT GIRLS AGUSTUS 2014
"Ups and Downs"
Bonus:
Cutie Diary


SPIRIT WOMAN AGUSTUS 2014
"Simple Faith, Great Miracle"
Bonus:
Adakah Iman di Hatiku?


SPIRIT NEXT AGUSTUS 2014
"Peace for The Country"


SPIRIT PENUAI AGUSTUS 2014
"Sahabat Orang Berdosa"
Bonus: Menjangkau yang Hilang
Buku FAITH BREAKTHROUGH
30 Hari yang Sangat Menentukan
Hidup Anda!

oleh: Petrus Kwik


Buku CAREER BREAKTHROUGH
Mengalami Terobosan
Karir Luar Biasa Dalam 30 Hari

oleh: Petrus Kwik


Buku FINANCIAL BREAKTHROUGH
30 Hari yang
Sangat Menentukan
Keuangan Anda!

oleh: Petrus Kwik